Panduan Memilih Sekolah Penerbangan Indonesia

Sektor industri penerbangan semakin berkembang dari tahun ke tahun. Perkembangan industri penerbangan berbanding lurus dengan jumlah sumber daya manusia yang dibutuhkan. Pilot adalah profesi yang perannya vital dalam dunia penerbangan. Pilot yang mumpuni dan berkualitas merupakan salah satu kunci keselamatan dan keamanan pengguna jasa penerbangan. Salah satu faktor terbentuknya seorang pilot yang berkualitas adalah pendidikan yang ditempuh oleh pilot tersebut. Oleh karena itu, penting bagi seorang calon pilot untuk memilih sekolah penerbangan yang tepat. Sekolah penerbangan yang tepat akan membentuk calon pilot menjadi lulusan pilot yang berkualitas dan tentunya terserap dalam dunia kerja. Ada sekitar 20 sekolah pilot di Indonesia. Artikel ini akan mengulas panduan dalam memilih sekolah penerbangan di Indonesia
– Fasilitas yang Lengkap dan Memadai

Fasilitas yang dimaksud seperti kepemilikan bandara sendiri. Sekolah pilot yang memiliki bandara sendiri tidak akan menyewa bandara pesawat komersial yang tentunya dapat menghabiskan waktu. Jadwal latihan terbang akan bergantung dengan jadwal pesawat komersial. Pengelola bandara pasti akan mendahulukan jadwal pesawat komersial dibandingkan jadwal latihan terbang para calon pilot. Jam terbang yang didapatkan oleh calon pilot menjadi tidak utuh. Perhitungan jam terbang dimulai saat calon pilot menghidupkan pesawat. Bila ada pesawat komersial yang mau landing, seorang calon pilot yang tengah menghidupkan mesin pasti diminta untuk turun dan menunggu pesawat komersial landing. Jam terbang calon pilot itu akan terbuang sia-sia. Fasilitas lain adalah jumlah pesawat. Biasanya 1 pesawat digunakan oleh 5 orang calon pilot. Waktu latihan terbang jadi lebih efisien.
– Instruktur yang Mumpuni

Salah satu kriteria instruktur yang mumpuni adalah instruktur yang memiliki jam terbang diatas 1000 jam. Instruktur yang berpengalaman dan memiliki kedisiplinan waktu yang baik dapat mencetak pilot yang profesional.
– Ada program beasiswa

Biaya yang harus dikeluarkan untuk menempuh pendidikan di sekolah penerbangan adalah 500 hingga 800 juta. Sekolah pilot yang menyediakan program beasiswa dapat meningkatkan semangat dan motivasi para calon pilot yang terkendala biaya.
STPI Curug, Sekolah Penerbangan dibawah Naungan Kemenhub Indonesia

Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia Curug (STPI Curug) adalah sekolah kedinasan yang bernaung dibawah kementerian perhubungan Indonesia. STPI Curug berada di Kecamatan Curug, Tangerang, Banten. STPI Curug didirikan pada tahun 1952 di Kemayoran, Jakarta dengan nama API (Akademi Penerbangan Indonesia). API dipindahkan ke kampusnya yang baru di wilayah Tangerang pada tahun 1954. API mengalami pergantian nama dari LPPU (Lembaga Perhubungan Udara) kemudian PLP (Pendidikan dan Latihan Penerbangan) dan yang terakhir STPI. Nama STPI mulai digunakan tahun 2000 sampai sekarang.

STPI Curug memiliki tujuan untuk membentuk putra putri terbaik bangsa agar ahli dan terampil di dunia penerbangan, memiliki budi pekerti yang luhur dan dapat mewujudkan keselamatan penerbangan. STPI Curug adalah sekolah penerbangan negeri. Karena berstatus sebagai sekolah penerbangan negeri, STPI Curug adalah sekolah yang paling banyak diminati. Biaya sekolah penerbangan negeri lebih murah dibandingkan biaya sekolah penerbangan swasta. Proses seleksi penerimaan calon pilot sangat ketat. Setiap tahun, STPI Curug hanya menerima 20 siswa. STPI Curug adalah salah satu sekolah penerbangan yang memiliki bandara sendiri, jumlah pesawat latih mencapai 64 pesawat. Jam terbang calon pilot yang belajar di STPI Curug adalah 160 jam. Pendidikan akan ditempuh selama 4 tahun.

Ada 4 jurusan di STPI Curug, jurusan tersebut adalah jurusan penerbang, jurusan teknik penerbangan, jurusan keselamatan penerbangan, jurusan manajemen penerbangan. Keempat jurusan STPI Curug terbagi ke dalam beberapa program studi. Berikut ini adalah rinciannya.

Penerbang (D III)

– Penerbang Sayap Tetap

– Penerbang Sayap Putar

– Operasi Pesawat Udara/Flight Operation Officer

Teknik Penerbangan (DIII)

– Teknik Pesawat Udara

– Teknik Telekomunikasi dan Navigasi Udara

– Teknik Listrik Bandar Udara

– Teknik Mekanikal Bandar Udara

– Teknik Bangunan dan Landasan

Keselamatan penerbangan (D III)

– Pemanduan Lalu Lintas Udara

– Penerangan Aeronautika

– Komunikasi Penerbangan

– Pertolongan Kecelakaan Penerbangan

Manajemen penerbangan (D III)

– Operasi Bandar Udara

– Administrasi Perhubungan Udara

– Manajemen Transportasi Udara

Untuk anda yang tertarik menjadi pilot, anda dapat memilih salah satu jurusan di STPI Curug, yaitu jurusan penerbang. Jurusan STPI Curug yang tepat untuk anda yang ingin bekerja di bidang administrasi penerbangan, anda dapat memilih jurusan manajemen penerbangan.
SMK Penerbangan, Gerbang Pintu Menuju Dunia Penerbangan

Untuk anda yang bercita-cita bekerja di dunia penerbangan, anda dapat memilih SMK penerbangan sebagai jalan pembuka. Anda akan dibekali pengetahuan dan ketrampilan yang berkaitan dengan dunia penerbangan. Kualitas lulusan SMK penerbangan juga tidak main-main. Lulusan SMK penerbangan telah tersebar di instansi yang berhubungan dengan lembaga penerbangan seperti Sriwijaya Air, Lion Air Cathay Pacific, Garuda Maintenance Facility (GMF) dan masih banyak lagi.

Jurusan SMK Penerbangan yang dapat dipilih antara lain

– Air Frame and Power Plant, mencetak lulusan yang ahli di bagian Engine (Mesin) dan Frame (Rangka) dari pesawat terbang.

– Avionic Electric Instrument, mencetak lulusan yang ahli di bidang kelistrikan pesawat, navigasi pesawat dan instrumen pesawat terbang.

Dalam menyalurkan lulusannya ke dunia kerja. Beberapa SMK ada yang bekerjasama dengan maskapai di Indonesia, seperti Garuda Indonesia, Lion Air dan Batavia Air. Ada juga yang bekerjasama dengan TNI/POLRI dan perusahaan swasta.